Selamat datang di Blog saya

Kami mencoba untuk menulis hal-hal yang berkaitan dengan Pendidikan, Tauhid, TI. dan Bisnis. Belajar adalah menimba ilmu sepanjang hayat. Imu yang bermanfaar adalah ilmu yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ilmu yang dapat mendekatkan diri kepada Allah salah satunya adalah Ilmu Tauhid. Dengan menggunakan Tauhidul zat, tauhidul sifat, tauhidul asma, tauhidul af'al akan membawa kita kepada ajaran yang benar

http://www.clickingbank.org/index.php?ref=sandika

http://www.waoIndia.com/register.php?r=sandika

Thebluesptc , PTC iklan banyak per klik $ 0.02

http://www.thebluesptc.info/index.php?view=entry2&ref=sandika

Ciao.com

AWSurveys

Tickerbar.info

Jumat, Juli 04, 2008

Jalan Mencapai Ma'rifatullah

Dalam Al-Qur'an, Allah azza wajalla menyeru hambanya untuk mengenalnya melalui dua jalan, yaitu :
1. Melihat tanda-tanda kekuasaan-Nya seperti dalam firman Allah ( QS. Al Baqoroh:164 )
" Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yag berlayar d laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, ...... "
" Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal" ( Ali Imron:190)
2. Merenungi dan mentadaburi ayat-ayat Al Qur'an, seperti firman-Nya :
"Maka, apakah nereka tidak memperhatikan perkataan ( kami ) ...... " ( Al-Mu'minun:68)
" Maka, apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an ? Kalau sekiranya Al-Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapati pertentangan yang banyak di dalamnya ( An-Nisa:82 )
" Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan keberkatan supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya.... " ( Shad:29 )
Tanda-tanda kekuasaan yang terdiri atas makhluk menunjukkan kepada perbuatan ( af'al ), sedangkan perbuatan menunjukkan kepada sifat empunya perbuatan tersebut.Dengan demikian, maka tanda-tenda tersebut merupakan bukti adanya si pelaku perbuatan itu. Itu berarti dia wajib ada, wajib berkuasa, dan memiliki ilmu karena tidak ada suatu perbuatan yang terbit dari sesuatu yang tidak ada atau sesuatu yang tidak mempunyai kekuasaan, sebagaimana ilmu mustahil muncul dari zat yang tidak hidup dan tidak memiliki irodah
Berbagai kemaslahatan, hikmah dan tujuan-tujuan yang terpuji yang ada di balik ciptaan Allah azza wa jalla merupakan bukti atas kebijaksanaan Allah, sedangkan berbagai manfaat dan kebaikan yang ada di dalamnya merupakan bukti atas rahmat dan kasih sayang-Nya. Adapun kekerasan, siksa dan bencana adalah bukti atas murka_Nya.Begitu juga perhatian dan kemuliaan yang diperoleh seseorang atau suatu umat dan didekatkannya dia kepada-Nya seperti kita jumpai dalam kehidupan ini, merupakan bukti atas mahabah dan cinta-Nya, sebagaimana kehinaan dan dijauhkannya seseorang atau suatu umat dari Dia, merupakan bukti atas amarah-Nya. Dan apa yang kita saksikan pada ciptaan Allah berupa kekurangan dan kelemahan sesuatu pada awal keberadaannya, kemudian dia berproses, sedikit demi sedikit bertambah hingga sempurna, merupakan bukti atas kepastian adanya hari kebangkitan.Terlihatnya atas bekas-bekas rahmat dan nikmat pada makhluk-Nya adalah bukti atas benarnya nubuwwah.
Kesempurnaan yang beragama yang kita temui pada tanda-tanda kekuasaan-NYa yang jika kesempurnaan itu lenyap, maka akan muncul kekurangan, jika merupakan dalil atau bukti bahwa zat Pemberi Kesempurnaan tersebut lebih berhak untuk memiliki kesempurnaan itu.
Jadi, tanda-tanda kekuasaan Allah merupakan bukti paling jelas atas sifat-sifat-Nya dan atas kebenaran berita yang dibawa oleh para rosul tentang-Nya.Dengan kata lain, alam semesta sebagai ciptaan-Nya ini membenarkan ayat-ayat Al-Qur'an yang sebagian isinya menyuruh kita untuk berdialog dengan ayat-ayat kauniyah ( tanda-tanda kekuasaan Allah pada alam ).

Tidak ada komentar:

Keruntuhan Ateisme

Jangan pernah lupa

Cahaya Al-Qur'an

Ajaran Setan menyesatkan

Perjalanan ke Akherat

Islam mengutuk terorisme